"Sepenggal Surat untuk Status"

Hei kau
Yang cinta tuna bukan tuna cinta
Lambaikan tanganmu
Angkat wajahmu
Busungkan dadamu
Buang keraguan yang kau cumbu
Tunjukkan pada mereka
Bahwa kau mampu
Tak terpedaya candu-candu

Hei kau
Yang buta asmara bukan asmara membabi buta
Lepaskan tanganmu
Bukalah matamu
Kepakkan sayapmu
Terbanglah semampumu
Lepaskan belenggu-belenggu di sekitarmu
Buktikan pada dunia
Bahwa kau kuat
Tak terjerat hasrat semu yang memikat

Hei kau
Yang buta aksara bukan aksara buta
Pakailah akal pikiranmu
Tajamkan inderamu
Luaskan wawasanmu
Lunakkan rasamu
Kuatkan mentalmu
Besarkan jiwamu
Beritakan kepada mereka
bahwa kau masih bisa
Tak berhenti sampai di sini

Hei kau
Yang buta karya bukan karya buta yang membutakan semua
Gunakan ilmumu
Cerminkan nuranimu
Bentangkan imajinasimu
Luweskan kreasimu
Kerahkan segenap energimu
Perlihatkan kepada mereka
Bahwa kau masih sedia
Tak berakhir di nafas terakhir

Untuk yang ada di sana
Ku kirimkan Sepenggal surat yang telah terpenggal
Di antara ruang yang tak kan pernah kekal

Meski kau tidak punya status
Arungilah semesta
Kemudian ajarkan kepada mereka
Tentang yang ada dan tiada
Dan Tentang semua